Google Melatih Robot

Wecome Missskarlet di Website Kami! Sebentar Lagi Planet Uranus Bisa Dilihat Langsung oleh Warga Bumi

Missskarlet Tekno – Tahun 2024 merupakan tahun besar bagi industri kecerdasan buatan/AI berbasis model dan robotika. Ada banyak kegembiraan mengenai kemungkinan penerapannya, mulai dari pembelajaran hingga desain produk. Peneliti DeepMind Robotics Google adalah salah satu dari banyak tim yang menjelajahi wilayah luar angkasa. Dikutip dari Techcrunch, tim peneliti mengungkapkan penelitian berkelanjutan yang dirancang untuk membantu bot lebih memahami apa yang diinginkan orang dari bot. Secara tradisional, robot fokus melakukan satu pekerjaan sepanjang hidupnya. Robot dengan tujuan tunggal pandai dalam suatu hal, tetapi kesulitan ketika terjadi perubahan dan kesalahan selama prosesnya. AutoRT yang baru-baru ini diumumkan dirancang untuk menggunakan model dasar besar untuk berbagai tujuan. Dalam contoh standar yang diberikan oleh tim DeepMind, sistem mulai menggunakan Model Bahasa Visual (VLM) untuk meningkatkan pemahaman. AutoRT dapat mengendalikan tim robot yang bekerja dengan kamera untuk memahami tata letak lingkungan dan objek di dalamnya. Di sisi lain, model volume tinggi mewakili tugas yang dapat diselesaikan oleh perangkat, termasuk titik akhir. LLM secara luas dipandang sebagai kunci robotika untuk lebih memahami perintah bahasa alami dan mengurangi kebutuhan akan keterampilan khusus mata pelajaran, dan sistem ini telah dikembangkan selama 7 tahun terakhir. Cobalah dalam beberapa bulan terakhir. AutoRT dapat mengendalikan hingga 20 robot dan total 52 perangkat berbeda secara bersamaan. Secara total, DeepMind telah mengumpulkan 77.000 eksperimen dari 6.000 eksperimen. Yang juga baru bagi tim ini adalah RT-Trajectory, yang menggunakan masukan visual untuk pembelajaran robot. Meskipun banyak tim mempertimbangkan untuk menggunakan video YouTube sebagai cara untuk melatih robot dalam skala besar, RT-Trajectory menambahkan lapisan yang menarik, melapisi sketsa 2D tangan yang sedang bekerja di atas video. “Dalam bentuk gambar RGB, kami memberikan sinyal dengan reflektifitas rendah yang dapat digunakan saat siswa mempelajari prinsip-prinsip manajemen robotika.” Menurut DeepMind, pelatihan ini memiliki tingkat keberhasilan 29% dibandingkan pelatihan RT-2. 63%, dua kali. tinggi. “RT-Trajectory memanfaatkan informasi gerakan robot berharga yang ada di semua kumpulan data robot, namun saat ini kurang dimanfaatkan,” kata tim tersebut. “RT-Trajectory tidak hanya menjadi tolok ukur baru untuk membangun robot yang dapat bergerak dan lebih presisi dalam situasi baru, namun juga membuka pengetahuan dari kumpulan data sebelumnya,” tambah masing-masing. Demikian tanggapan Ade Lai saat ditanya sulitnya mencari ukuran baju. Ade Lai mengaku tak sulit mencari pakaian yang sesuai dengan ukuran tubuhnya. Hal itu diketahuinya saat ia mengikuti podcast yang dipandu Desta dan Vincent. Missskarlet 6 Februari 2024 Google Melatih Robot

Google Melatih Robot